Psychopath
Chapter I :"A Doll"
. . . .
[Oktober,2015]
Pada malam setelah party night school Michel hendak pulang setelah menghadiri acara yang diadakan sekolahnya. Saat dalam perjalanan pulang jalanan terlihat sangat sepi hanya suara burung hantu saja yang terdengar. Dan pada saat itu juga yang melintas dijalan raya hanya Michel seorang diri, takada seorangpun yang melintas karena waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 PM. Awalnya Michel tidak ada rasa takut akan hal hal yang diluar pikiran manusia. Michel juga dikenal dengan pribadi yang berani dan tidak takut pada apapun, yang ditakuti hanya omelan dari kakaknya yang jika marah seperti perang dunia ke-III akan dimulai.
Pada saat Michel berjalan dia merasa seperti ada yang mengikuti dan pada saat Michel berhenti untuk melihat apa yang ada dibelakangnya ternyata tidak ada seorangpun yang ada dibelakangnya. Michel hanya menghiraukan perasaanya yang aneh tersebut. Tapi, saat berbalik badan alangkah terkejutnya Michel bahwa yang ada didepannya terdapat boneka berwujud perempuan. Michel mencoba mengambil boneka tersebut dan alangkah kagetnya Michel saat hendak ingin mengambil bonekanya dia mendengar suara ketawa seorang perempuan yang duduk diatas pohon. Michel melihat perempuan tersebut dan langsung lari saat dilihat perempuan tersebut hanya mengayunkan kakinya dengan menggunakan baju yang serba putih. Michel yang takut sekaligus kaget langsung lari sekuat tenaga meninggalkan tempat tersebut dan langsung lari menuju rumahnya.
Saat sudah jauh dari tempat kejadian perkara Michel melihat seorang nenek tengah duduk dibangku taman tak jauh dari tempat kejadian yang pertama. Awalnya Michel ingin meninggalkan nenek itu dan hanya berpura pura saja bahwa tidak melihatnya. Namun, terdengar suara nenek tersebut seakan meminta tolong kepada Michel. Karena rasa kasihan Michel memutuskan untuk menuju nenek yang sedang duduk ditaman. Saat Michel menuju tempat nenek itu duduk awalnta tidak ada yang mencurigakan. Michel mendekati nenek yang sedang duduk dan pada saat Michel mendekati dan memegang pundak nenek tersebut tiba-tiba nenek tersebut memegang tangan Michel. Tangan nenek yang sangat dingin membuat bulu kuduk Michel berdiri semua. Seakan takut Michel ingin meninggalkan nenek tersebut. Tapi, pada saat ingin meninggalkan nenek tersebut tanggan Michel dipegang erat oleh Michel, sebelum nenek itu melepaskan tangan Michel dia hanya mengatakan "dia akan datang.. dia akan datang.. dia akan datang.. dia akan datang" dan setelah mengatakan itu muka Michel sangat pucat dan tiba tiba dia sudah terbangun dipagi hari dan sudah ada dikamarnya. Pada saat sadar Ibu Michel langsung menghampiri Michel karena mukanya yang masih pucat dan masih membutuhkan seorang Ibu disampingnya.
Dan setelah kejadian tadi malam Michel tidak ingat apa apa saat ditanya Ibunya mengapa dia ditemukan pingsan ditaman oleh seorang pembersih lingkungan sekitar rumahnya. Muka Michel masih sangat pucat dan bibirnya masih biru karena kedinginan. Ibu Michel langsung memeluk erat-erat Michel agar menjadi hangat. Michel mencoba mengingat-ngingat kembali kejadian apa yang terjadi tadi malam.
Dan pada saat Michel mencoba mengingat-ngingat kembali apa yang telah terjadi tadi malam Michel akan merasa pusing kembali dan ingin pingsan rasanya. Ibu Michel mengatakan untuk tidak usah mengingat kembali karena akan mengakibatkan kondisi Michel yang drop lagi...
. . . .
[Oktober,2015]
Pada malam setelah party night school Michel hendak pulang setelah menghadiri acara yang diadakan sekolahnya. Saat dalam perjalanan pulang jalanan terlihat sangat sepi hanya suara burung hantu saja yang terdengar. Dan pada saat itu juga yang melintas dijalan raya hanya Michel seorang diri, takada seorangpun yang melintas karena waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 PM. Awalnya Michel tidak ada rasa takut akan hal hal yang diluar pikiran manusia. Michel juga dikenal dengan pribadi yang berani dan tidak takut pada apapun, yang ditakuti hanya omelan dari kakaknya yang jika marah seperti perang dunia ke-III akan dimulai.
Pada saat Michel berjalan dia merasa seperti ada yang mengikuti dan pada saat Michel berhenti untuk melihat apa yang ada dibelakangnya ternyata tidak ada seorangpun yang ada dibelakangnya. Michel hanya menghiraukan perasaanya yang aneh tersebut. Tapi, saat berbalik badan alangkah terkejutnya Michel bahwa yang ada didepannya terdapat boneka berwujud perempuan. Michel mencoba mengambil boneka tersebut dan alangkah kagetnya Michel saat hendak ingin mengambil bonekanya dia mendengar suara ketawa seorang perempuan yang duduk diatas pohon. Michel melihat perempuan tersebut dan langsung lari saat dilihat perempuan tersebut hanya mengayunkan kakinya dengan menggunakan baju yang serba putih. Michel yang takut sekaligus kaget langsung lari sekuat tenaga meninggalkan tempat tersebut dan langsung lari menuju rumahnya.
Saat sudah jauh dari tempat kejadian perkara Michel melihat seorang nenek tengah duduk dibangku taman tak jauh dari tempat kejadian yang pertama. Awalnya Michel ingin meninggalkan nenek itu dan hanya berpura pura saja bahwa tidak melihatnya. Namun, terdengar suara nenek tersebut seakan meminta tolong kepada Michel. Karena rasa kasihan Michel memutuskan untuk menuju nenek yang sedang duduk ditaman. Saat Michel menuju tempat nenek itu duduk awalnta tidak ada yang mencurigakan. Michel mendekati nenek yang sedang duduk dan pada saat Michel mendekati dan memegang pundak nenek tersebut tiba-tiba nenek tersebut memegang tangan Michel. Tangan nenek yang sangat dingin membuat bulu kuduk Michel berdiri semua. Seakan takut Michel ingin meninggalkan nenek tersebut. Tapi, pada saat ingin meninggalkan nenek tersebut tanggan Michel dipegang erat oleh Michel, sebelum nenek itu melepaskan tangan Michel dia hanya mengatakan "dia akan datang.. dia akan datang.. dia akan datang.. dia akan datang" dan setelah mengatakan itu muka Michel sangat pucat dan tiba tiba dia sudah terbangun dipagi hari dan sudah ada dikamarnya. Pada saat sadar Ibu Michel langsung menghampiri Michel karena mukanya yang masih pucat dan masih membutuhkan seorang Ibu disampingnya.
Dan setelah kejadian tadi malam Michel tidak ingat apa apa saat ditanya Ibunya mengapa dia ditemukan pingsan ditaman oleh seorang pembersih lingkungan sekitar rumahnya. Muka Michel masih sangat pucat dan bibirnya masih biru karena kedinginan. Ibu Michel langsung memeluk erat-erat Michel agar menjadi hangat. Michel mencoba mengingat-ngingat kembali kejadian apa yang terjadi tadi malam.
Dan pada saat Michel mencoba mengingat-ngingat kembali apa yang telah terjadi tadi malam Michel akan merasa pusing kembali dan ingin pingsan rasanya. Ibu Michel mengatakan untuk tidak usah mengingat kembali karena akan mengakibatkan kondisi Michel yang drop lagi...


Komentar
Posting Komentar